Outbound dan asykariyah

brifing menjelang latihanBoardschar, Malang. Akhir semestert satu bukan berarti pula tanggungjawab sebuah sekolah untuk memberikan pendidikan, sebab pendidikan tidak saja menjadi kebutuhan usia sekolah. Seperti halnya SMA Ar-Rohmah. Selama sehari penuh dimulai sejak pagi (Jum’at, 20/1/2010), sekolah ini memberikan pelatihan Outbound dan Asykaria kepada kurang lebih 100 siswa SMA.

“Materi outbound dan asykaria ini yang diberikan meliputi flying fox/rapeling, shoot gun, mind maping, PBB dan lain sebagainya. Dalam kegiatan ini, kami bekerja sama dengan Hunter Outbound Malang,” terang ketua pelaksana kegiatan dari SMA Ar-Rohmah Malang, Mawardi, S.Hum. Selain para siswa, lanjut Mawardi, kegiatan juga dibuka bagi para guru/ustadz yang ingin mencoba atau tertarik dengan outbound asykaria.

Kegitan yang diberikan sangat komplek, dari cara baris berbaris yang benar, penggunaan senapan laras panjang/pendek, meluncur di atas tali yang tepat sert alatihan konsentrasi yang tinggi dalam segala hal. Baris-berbaris menjadi materi pembuka. Dilanjutkan dengan pembagian regu/kelompok yang diselingi dengan pengucapan misi dan visi, serta rangkaian kegiatan di atas. Yang tidak kalah menariknya adalah perang kota terbuka.

“Meskipun agenda ini yang diberikan kepada siswa terkesan mendadak, sebenarnya kegiatan ini sangat menyenangkan dan mengasyikkan bagi siswa. Terbukti dari beberapa siswa yang sempat kami tanya, mereka menyatakan sangat puas,” ujar Mawardi kepada arrohmah-mlg.com. untuk pelaksanaannya, tukas Mawardi, peserta dibagi menjadi beberapa regu/kelompok. Masing-masing regu akan mendapatkan setiap kegiatan, sehingga semua regu kebagian jatah untuk mencoba semua kegiatan. Sementara itu, kegiatan ini dilaksanakan di tempat lapangan sepak bola Ar-Rohmah Pesantren Hidayatullah Malang. Bahkan untuk kegiatan perang kota terbuka, asrama santri yang berada di Darul Jihad tak luput dari sasaran tempat latihan. Hal ini dimungkinkan karena strategi dan perencanaan dalam bertahan serta menyerang. Bahkan untuk kegiatan flying fox pun memakai gedung lantai tiga asrama Darussalam 2 dikaitkan dengan pohon yang ada di depan asrama kelas XII.

“Sehari adalah waktu yang kurang untuk pelatihan asykaria dan outbound ini, tetapi berhubung masih banyak beberapa agenda yang lain, diupayakan kegiatan semacam ini dapat berlangsung di masa mendatang. Tahun berikutnya, kami berharap memiliki peningkatan dalam sarana dan prasarana agar lebih banyak siswa yang merasakan atmosfer ketegangan yang rileks serta kedisiplinan, serta kepuasan batin,” harap Mawardi. Sepertinya menarik untuk dicoba bagi yang belum mencoba. Kami keluarga arrohmah-mlg.com mengucapkan semoga adik-adik SMA Ar-Rohmah lebih terampil dan disiplin dalam setiap aktivitasnya. Red

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Facebook
WhatsApp
Twitter
Email
0
Apakah anda merasa terbantu, silahkan beri komentarx
()
x