Tugas Dakwah Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putra, Tradisi Inspiratif Saat Liburan Bersama Keluarga

Tugas Dakwah Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putra, Tradisi Inspiratif Saat Liburan Bersama Keluarga
Tugas Dakwah Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putra, Tradisi Inspiratif Saat Liburan Bersama Keluarga

ARROHMAHPUTRA.COM — Setelah berakhirnya ujian dan berbagai kegiatan semester ganjil di tahun pelajaran 2024/2025, sekolah di seluruh penjuru Nusantara meliburkan siswanya. Tidak terkecuali SMP-SMA Ar-Rohmah Putra Islamic Boarding School Pesantren Hidayatullah Malang.

Berbeda dengan kebanyakan sekolah pada umumnya, momen istimewa yang selalu dinanti para santri dan orang tua Pondok Pesantren Modern tertua di Malang Raya ini dinamai Tugas Dakwah. Sebutan itu bukan tanpa alasan. Ada filosofi dan inspirasi dibalik nama lain dari liburan tiap akhir semester tersebut.

Kepala Humas SMP- SMA Ar-Rohmah Putra Wawan Sulchan Effendi mengemukakan, penamaan waktu liburan dengan Tugas Dakwah ini bertujuan agar para santri sanantiasa mawas diri. Yakni ; menjaga perilaku, ucapan, dan perbuatannya di mana pun mereka berada.

Selain itu, juga menegaskan hakekat setiap insan, termasuk santri, yang memiliki kewajiban untuk menebar kebaikan dan manfaat seluas-luasnya kepada banyak orang. Baik itu saat bersama handai taulan, sanak saudara, dan keluarga tercinta.

Sholat lail berjamaah SMP SMA Ar Rohmah

“Selama dua pekan di rumah, para santri punya waktu yang luang untuk berinteraksi dengan banyak orang. Itu menjadi kesempatan yang berharga untuk berbagi kebajikan dengan sesama,”ujar pria murah senyum yang akrab disapa ustadz Wawan, Rabu (25/12).

Adapun bentuk dari Tugas Dakwah tersebut, terang ustadz Wawan, secara umum setiap santri harus mengamalkan nilai-nilai dan tradisi yang telah diajarkan serta dijalani selama di pesantren. Seperti adab kepada orang tua dan sesama, peka terhadap kebersihan diri dan sekitar, mandiri, mempraktikkan kemampuan berbahasa atau bilingual dan lainnya.

Sedangkan secara khusus, Tugas Dakwahnya diberikan kepada santri sesuai jenjang kelasnya. Yang bentuknya seperti menjalin silaturrahim dengan guru-gurunya di Sekolah Dasar dulu dan lainnya. Dan setelah Tugas Dakwah itu usai, ada pendataan, verifikasi, dan penilaian untuk setiap santri. Bagi santri dengan hasil tugas terbaik akan mendapatkan reward, sedangkan punishment diberikan bagi mereka yang tidak mengerjakannya.

Ustadz Wawan menambabkan, perubahan nama liburan santri dengan Tugas Dakwah ini telah berlangsung sejak 6 tahun silam, dan memberikan dampak positif kepada para santri. Hal itu berdasarkan pengakuan banyak orang tua yang melihat langsung perubahan pada diri anaknya saat bersama keluarga. Mereka memiliki adab yang baik, peduli terhadap lingkungan sekitar dan tetap menjaga ibadah meskipun berada di rumah.

“Tugas Dakwah ini bagian dari ikhtiar sekolah untuk membentuk karakter Islami pada santri,”pungkasnya./*Rypur

 

Facebook
WhatsApp
Twitter
Email