Site icon Ar-Rohmah Putra

Lembutnya Hati Santri SMP Ar-Rohmah

Ba’da sholat dzuhur berjama’ah  semua santri SMP Ar-Rohmah Boarding School Pesantren Hidayatullah bekumpul di depan kantor sekolah untuk mengambil beras zakat fitrah mereka. Terik panas matahari, rasa lapar dandahaga tak menyurutkan semangat mereka untuk berbagi dengan sesama.  Setelah mendapatkan sekantong beras 5 Kg dan se-kresek mie instant semua santri bergerak bersama koordinator mereka masing-masing menuju perkampungan menuju ke rumah para mustahiq zakat yang sudah kami tentukan. Gang-gang kecil mereka lalui, tak sedikit diantara  mereka bertanya dengan sopan dan santun ke warga yang mereka temui di jalan menanyakan alamat rumah mustahiq yang akan mereka tuju. Setelah menemukan alamat dan bertemu dengan para mustahiq zakat dirumahnya para santri langsung membagikan sekantong beras 5 KG dan sepalstik kresek mie goreng yang mereka bawa.

Sepulang dari membagikan zakat fitrah walau berkeringat namun tampak diwajah mereka rasa senang dan gembira karena telah membantu saudara sesama yang membutuhkan. Tapi ada beberapa santri yang wajahnya terlihat  sedih bahkan hampir menangis. ku hampiri mereka. adik-adik kenapa? kok sedih..? bagaimana zakatnya sudah dibagikan? tanyaku kepada mereka. iya ustad sudah semua, tapi ust saya kasihan kepada mereka ada yang sakit dan tak bisa bangun lagi, ada yang rumahnya juueellek sekali (miskin banget), ada yang sudah sangat tua dan tinggal sendirian di rumah. pokonya saya tidak tega melihat kondisi mereka. jawab mereka satu persatu.

ya… begitulah kondisi masyarakat saat ini. Adik-adik harus bersyukur bisa hidup enak, kedua orang tua masih sehat bisa bekerja dengan tenang mencari rizki untuk nafkah dan biaya studi adik-adik disini. Saat melihat orang yang membutuhkan segeralah membantu sesuai dengan kemampuan sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT. Sekelumit nasehatku kepada sanri yang berhati lembut. semoga mereka menjadi generasi Robbani berhati suci, bertaqwa cerdas dan Mandiri. amin

Exit mobile version