ARROHMAHPUTRA.COM — Tidak semua pelajaran dalam hidup ini bisa diperoleh hanya dengan berkutat dengan buku dan kitab di dalam kelas. Sebagian justru hadir lewat interaksi nyata di tengah-tengah masyarakat. Itulah yang dialami para santri SMA Ar-Rohmah Putra Islamic Boarding School Pesantren Hidayatullah Malang saat mengikuti program “Praktik Dakwah Pandu Hidayatullah (PPDH)”di lerang Gunung Kawi, Ahad-Sabtu (18-24/5).
Selama satu pekan, ratusan santri kelas X dan XI ini diterjunkan ke desa Bangelan di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Mereka tinggal di rumah warga. Membaur dan menjalani rutinitas harian yang sederhana di pelosok desa, dan aktif berdakwah melalui berbagai kegiatan keislaman dan sosial.
Dari menjadi imam sholat berjama’ah, mengisi pengajian, mengajar anak-anak di SD, TK dan TPQ. Menggelar bazar murah pakaian layak pakai, pemeriksaan kesehatan gratis, berbagi sembako, menghelat Bangelan Islamic Festival, dan juga membantu berbagai kegiatan warga lainnya.
Semuanya itu dijalani dengan antusias sebagai bagian dari pembelajaran dan pengabdian. Karena bagi para santri Pondok Pesantren Modern Ar-Rohmah Putra, kegiatan inspiratif yang digelar tiap tahun ini bukan sekadar tugas sekolah. Melainkan bagian dari tempaan hidup, yang kelak menjadi pengalaman penting dan berharga.
“Saya belajar banyak hal saat berinteraksi langsung dengan masyarakat desa Bangelan. Baik itu tentang kesederhanaan, ketulusan, peduli sesama, berbagi kebaikan dan kebermanfaatan,” ujar Navis Herza Imani Yusuf, salah satu peserta PPDH.
Warga setempat pun menyambut kehadiran para santri SMA Ar-Rohmah Putra dengan antusias. Salah satu tokoh masyarakat yang juga Kepala Desa Bangelan, Bapak Budiono, mengaku terkesan dengan semangat dan akhlak para peserta. Ia pun berharap program ini terus berlanjut kedepannya. Karena terbukti memberikan dampak positif bagi seluruh warga.
“Mereka sopan, cepat beradaptasi, dan sangat membantu kegiatan warga. Kami merasa seperti punya keluarga baru,”tuturnya.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Ar-Rohmah Putra, Mawardi, mengemukakan bahwa praktik dakwah lapangan ini sebagai sarana aktualisasi keilmuan santri di kehidupan nyata. Sekaligus bagian dari upaya Ar-Rohmah Putra dalam membentuk karakter santri yang tangguh, komunikatif, dan peduli.
Sehingga program PDPH tersebut, tambah ustadz Mawardi, menjadi salah satu ciri khas pendidikan di Pondok Pesantren Modern SMA Ar-Rohmah Putra. Yang tidak hanya menekankan prestasi akademik semata, tetapi juga penguatan ruhiyah, kepemimpinan, dan kepedulian sosial./*Rypur



