ARROHMAHPUTRA.COM – Di balik kokohnya gedung-gedung asrama dan hijaunya taman SMA Arrohmah Putra, sebuah gerakan kemanusiaan lahir dari tangan-tangan kreatif para calon insinyur masa depan. Siswa Kelas 12 Engineering 2 sukses menyelenggarakan program bakti sosial bertajuk “Berbagi dari Hati Sekolah Kita” pada Sabtu (07/03/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar pembagian sembako rutin, melainkan wujud nyata kepedulian santri terhadap lingkungan sekolah yang selama ini menjadi saksi bisu perjuangan mereka menuntut ilmu.
Inspirasi dari Sudut Sekolah
Gerakan ini bermula dari momen sederhana di sudut ruang kelas. Saat jam istirahat tiba, para santri terketuk hatinya melihat dedikasi para petugas kebersihan (tukang sapu) yang tanpa lelah memastikan kenyamanan lingkungan sekolah demi menafkahi keluarga.
“Kami merasa sekolah ini lebih dari sekadar bangunan fisik. Setiap sudutnya punya cerita. Saat melihat bapak-bapak petugas kebersihan bekerja, hati kami tergerak. Lingkungan sekolah yang memberi kami kehangatan menginspirasi kami untuk berbagi kehangatan serupa kepada sesama,” ujar Dedy Putra, Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Kelas 12 Engineering 2.
Sinergi Santri dan Guru
Dalam waktu persiapan yang relatif singkat, para siswa berhasil menghimpun dana secara kolektif. Dukungan juga mengalir deras dari jajaran guru yang turut menyisihkan rezeki. Paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula, dan mi instan disalurkan langsung kepada keluarga yang membutuhkan di sekitar lingkungan SMA Arrohmah Putra.
Khoirul Anam, S.Sos.I, selaku Wali Kelas, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif anak didiknya.
“Pendidikan bukan hanya soal angka dan gelar, tapi soal syukur dan kebermanfaatan. Hari ini, mereka membuktikan diri sebagai generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kaya akan nilai kemanusiaan,” ungkapnya bangga.
Membangun Karakter Kepemimpinan
Kepala SMA Arrohmah Putra, Ustadz Fahmi Ahmad , M.M, menegaskan bahwa sekolah sangat mendukung penuh aksi mandiri seperti ini. Menurut beliau, kegiatan ini merupakan sarana efektif untuk memperkuat karakter kepemimpinan, kerja sama tim, dan empati sosial sebelum mereka lulus dan terjun ke masyarakat luas.
Antusiasme warga penerima manfaat terlihat jelas dari senyum yang merekah saat menerima paket bantuan. Bagi para santri Kelas 12 Engineering 2, keberhasilan acara ini menjadi lecutan semangat untuk mengadakan aksi serupa dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.

