ARROHMAHPUTRA.COM — Awal tahun ajaran baru menjadi momentum penting bagi para santri baru SMA Ar-Rohmah Putra Islamic Boarding School, Pesantren Hidayatullah Malang. Melalui kegiatan Masa Ta’aruf Siswa (Mastasis) yang bertema “Effort to Rise, Rise to Dream”, ratusan santri baru mengikuti rangkaian kegiatan pembekalan selama sepekan penuh, Senin-Sabtu (14-19/7).
Kepala Sekolah SMA Ar-Rohmah Putra, Fahmi Ahmad, mengemukakan bahwa program ini dirancang bukan semata-mata sebagai ajang perkenalan saja. Melainkan sebagai proses pembentukan karakter santri unggul yang bertaqwa, cerdas, dan mandiri.
Lebih lanjut ustadz Fahmi, demikian sapaan akrabnya menjelaskan, beragam kegiatan edukatif digelar. Mulai dari orientasi visi-misi sekolah, pengenalan kurikulum, hingga orientasi kesiswaan. Seluruh materi tersebut tidak lain bertujuan untuk membekali santri baru agar memahami budaya belajar dan kehidupan pesantren yang sarat nilai keislaman.
Tak hanya itu, materi adab dan akhlak santri menjadi bagian penting yang ditekankan. Para santri dibimbing memahami nilai-nilai luhur yang akan menjadi pegangan mereka selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren favorit di Malang Raya ini.
Suasana Mastasis pun semakin semarak dengan digelarnya aneka permainan seru dan menarik. Seperti; futsal, senam, hingga jogging bersama yang dikemas untuk membangun kekompakan dan semangat kebersamaan.
Lebih dari itu, tambah ustadz Fahmi, para santri baru juga diperkenalkan dengan berbagai prestasi gemilang nan membanggakan yang telah diraih para kakak kelasnya. Melalui presentasi prestasi dan sharing alumni berprestasi, para santri diajak refleksi diri, membangun motivasi dan kepercayaan diri, serta menumbuhkan cita-cita besar mereka sejak dini.
Sebagai penutup, kegiatan camping di Bumi Perkemahan Coban Rondo Pujon, Malang, menjadi penanda akhir Masa Ta’aruf Santri. Di tengah rindangnya hutan pinus dan gemericik sungai serta suasana alam yang sejuk nan asri, menjadi momen tepat bagi para santri untuk merekatkan ukhuwah satu sama lain. Sekaligus memantapkan tekad dalam menempuh perjalanan panjang mereka menjadi seorang santri di Pondok Pesantren Ar-Rohmah Putra ini.
“Menjadi santri di Ar-Rohmah Putra itu bukan hanya soal menuntut ilmu. Tapi tentang perjalanan panjang menempa diri menjadi manusia yang lebih kuat, lebih beradab, lebih bermanfaat bagi negeri ini dan umat,”pungkasnya./*Rypur



