ARROHMAHPUTRA.COM — Santri SMA Ar-Rohmah Putra Islamic Boarding School Pesantren Hidayatullah Malang kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang Al-Qur’an. Kali ini Khalid As Sauri sukses menyetorkan 15 juz hafalan Al-Qur’an yang dimilikinya hanya dalam sekali duduk, Sabtu (25/1).
Waka. Kurikulum Madrosatul Qur’an Kepesantrenan SMA Ar-Rohmah Putra Muhammad Khasany mengatakan, santri yang duduk di kelas X itu berhasil mengikuti Tasmi’ Juziyyah di masjid Masjid Baiturrohmah dengan baik dan lancar.
“Tasmi’ Juziyyah ini dimulai selepas Shubuh dan santri berbakat ini menyelesaikan setoran hafalannya hingga menjelang Dhuhur,”ujarnya.
Ustadz Khasany, demikian sapaan akrabnya menjelaskan, Tasmi’ Juziyyah merupakan tradisi memperdengarkan hafalan Al-Qur’an yang dimiliki santri SMA Ar-Rohmah Putra di hadapan orang lain atau khalayak ramai. Baik itu rekan santri, para ustadz dan kedua orang tua. Selama kegiatan itu berlangsung, mereka pun menyimak dan mengoreksinya bila terjadi kesalahan.

Adapun tujuan program rutin yang dihelat setiap pekan ini, lanjut ustadz Khasany, tidak lain untuk memutqinkan atau memperkuat hafalan yang dimiliki seluruh santri. Selain itu, juga sebagai inspirasi dan motivasi agar para santri lainnya terus meningkatkan jumlah dan kualitas hafalannya. Sehingga kelak akan lahir ribuan penghafal Qur’an yang siap menjadi generasi penerus di masa depan.
Sementara itu, santri yang akrab disapa Khalid ini mengaku bahagia bisa menyelesaikan Tasmi’ Juziyyah sesuai dengan target yang telah ditentukan. Capaian tersebut pun menjadi amunisi lebih bagi dirinya untuk menyelesaikan target hafalan Al-Qur’an berikutnya.
Meskipun demikian bagi santri yang memiliki hafalan Al-Qur’an 20 juz ini , perjuangan mengikuti Tasmi’ Juziyyah tersebut bukanlah perkara mudah. Ia harus mempersiapkan diri hampir sebulah penuh lamanya. Selain harus berjibaku dengan padatnya kegiatan di sekolah dan pesantren, ia juga harus konsisten murajaah hafalan setiap harinya sekitar 10 sampai 15 lembar.
Hingga akhirnya Khalid pun melaluinya, dan ia berbagi kiatnya bisa menghadapi tantangan dalam menghafal Al-Qur’an tersebut. Yakni; niat yang lurus karena Allah, displin, istiqomah dan selalu berdo’a kepada Allah agar dilimpahi kemudahan./*Rypur



