[vc_row full_width=”stretch_row_content” equal_height=”yes” content_placement=”middle” css=”.vc_custom_1597925106552{background-color: #000000 !important;}”][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”1/3″][vc_custom_heading text=”Idul Adha Festival (IdhFest) 2020″ font_container=”tag:h3|font_size:30|text_align:left|color:%239e5062″ google_fonts=”font_family:ABeeZee%3Aregular%2Citalic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal” css=”.vc_custom_1597926544461{padding-top: 20px !important;padding-bottom: 15px !important;}”][vc_column_text]Diceritakan ada seorang pemuda yang bernama Salman. Salah satu putra kesayangan Abu Sulaim. Di antara putra-putra yang dimiliki Abu Sulaim, Salman adalah sosok anak yang memiliki watak sombong, suka pamer, dan keras kepala. Ketika sedang belajar di madrasah, nama Salman tidak pernah luput dari pantauan para Syaikh yang mengajar. Bagaimana tidak, ulah demi ulah yang dilakukan Salman selalu membuat suasana belajar menjadi ricuh, ramai, dan tidak terkontrol.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/3″][vc_single_image image=”10432″ img_size=”full”][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width=”stretch_row_content” equal_height=”yes” content_placement=”middle” css=”.vc_custom_1597925106552{background-color: #000000 !important;}”][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”4/6″ css=”.vc_custom_1597926308954{margin-top: -20px !important;}”][vc_column_text]
Suatu saat Syaik menerangkan kitab, Salman dengan sikapnya yang keras kepala, memengaruhi temannya untuk tidak memperhatikan apa yang disampaikan Syaikh. Akhirnya, Salman seringkali ditegur bahkan harus ditindak karena terlalu mudah untuk berbuat ramai isi kelas. Ketika Syaik menegur itulah, Salman dengan jiwa mudanya tidak terima dan akhirnya berani bertindak tidak wajar kepada Syaikh. “Hai Salman, kau dan anak cucumu akan mendapatkan balasan serta hidupmu tidak akan berjalan lancar,” ujar Syaikh. Bukannya menjadi lebih baik dan meminta maaf, tetapi justru semakin arogan dan mengatakan kepada syaik, “Itu tidak akan pernah terjadi, karena orangtuaku dan kehidupanku penuh dengan gelimangan harta,” jawab Salman. Akhirnya, seperti yang disampaikan Syaik, kehidupan Salman semenjak menikah dan dikaruniai anak, selalu dirundung masalah, hingga akhirnya hidup dalam kemiskinan.
Itulah sekelumit cerita yang diangkat dalam ajang Idul Adha Festival (IdhFest) 2020. Ajang yang mempertontonkan bakat dan semangat dalam seni peran drama selalu menarik untuk ditunggu oleh santri SMP-SMA Ar-Rohmah Pesantren Hidayatullah Malang. Pelaksanaan IdhFest kali ini berbeda dengan IdhFest sebelumnya, pelaksanaan IdhFest 2020 terlaksana setelah dua pekan setelah Hari Raya Idul Adha, yang biasanya terselenggara pada hari tasyrik. IdhFest tahun ini diselenggarakan dan dilangsungkan di Aula Utama LPI Ar-Rohmah, yang biasanya diselenggarakan di luar gedung dan beratapkan langit yang cerah. IdhFest 2020 berlangsung selama dua hari, pada hari Sabtu dan Ahad, 15&16 Agustus 2020, bertepatan dengan 2526 Dzulhijjah 1441 H.
Momentum IdhFest 2020 kali ini selalu mempertandingkan bakat dan aksi di setiap angkatan pada jenjang SMP-SMA Ar-Rohmah. Diikuti oleh enam angkatan, yakni mulai kelas 7 hingga kelas 12. Sajian menarik di tengah-tengah acara yakni bazar yang disediakan oleh OSIS SMA Ar-Rohmah, dengan sajian yang cukup beragam. IdhFest 2020 melombakan drama sosial, patrol, dan poster Islami. Sehingga acara menarik ini sangat dinantikan semua santri untuk menunjukkan ajang kebolehannya. Ketika drama dilombakan di hari pertama, maka lomba patrol terselenggara di hari Ahad malam. Yang tidak kalah menarik dari drama, yakni tepukan, gemerincing suara bambu, botol, dan gebukan ember membuat suasana malam semakin riuh dan terhibur. Diiringi lirik-lirik khas santri dan beragam sholawatan, alunan dan kekompakan tabuhan alat patrol semakin rincak dengan suara khas masing-masing vokalis.
Sulthon Arif Imaduddin selaku ketua acara IdhFest 2020 menuturkan bahwa, IdhFest 2020 kali ini mengangkat tema the Action of Ummah. Persiapan acara IdhFest 2020 terselenggara atas kerjasama OSIS SMA Ar-Rohmah, ISTH (Imaratus Syu’uni Thulabah Hidayatullah) SMP Ar-Rohmah, dan Kesantrian SMA Ar-Rohmah. Ajang kreativitas tahunan ini terlaksana dengan persiapan yang cukup mepet di tengah pandemi. Sehingga, santri yang mengikuti tidak semua hadir di Pesantren Hidayatullah Malang. Namun, berkat kegigihan dan kerja keras di masing-masing angkatan, hampir 95% santri yang telah hadir di kampus, turut menyukseskan acara tersebut. Semoga ajang IdhFest 2021 yang akan datang semakin meriah, sukses, dan lancar. “Ajang IdhFest 2020 menjadi ajang tontonan yang menarik, kreatif, dan menghibur para santri dan asatidz semua. Selain itu menjadi bekal untuk mengasah kreativitas santri di masa depan. Semoga di antara para santri yang tampil dan kreatif ini, mereka layak menjadi aktor perubahan seni di negeri tercinta Indonesia. Tontonan yang menarik dan menghibur dari kalian, menjadikan tuntunan dan banyak ibrah untuk kita semua. Sukses IdhFest 2020 dan kita akan bertemu di IdhFest 2021,” ujar Sulthon dalam sambutannya.
Berikut adalah pemenang IdhFest 2020; Drama, Juara 1: Kelas 12, Juara 2: Kelas 11, dan Juara 3: Kelas 10. Patrol, Juara 1: Kelas 11, Juara 2: Kelas 12, dan Juara 3: Kelas 9. Poster, Juara 1: Kelas 9, Juara 2: Kelas 12, dan Juara 3: Kelas 10.
Selamat dan Sukses IdhFest 2020 dan Selamat Bertemu kembali di tahun depan. (Ozan)
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]




