Ujian Terbuka (UTER) Tahfidz Al- Qur’an SMP 2019/2020

Pada hari sabtu 30 Nopember 2019 SMP Ar-Rohmah Putra kembali menggelar Ujian Terbuka (UTER) Tahfidz Al- Qur’an yang diikuti oleh 72 santri. Ujian ini merupakan ujian terbuka akhir dari kegiatan uter yang dilakukan sebelumnya.

Dalam sambutan kepala kepesantrenan, Semoga kalian menjadi mujahid yang siap menjaga Al Quran kapanpun dan dimanapun kalian berada. Kalian harus selalu serius dalam belajar Al-Qur’an. Tidak ada kata selesai dalam belajar Al Quran. Belajar pelajaran apa saja, jangan pernah lupa untuk tetap belajar Al Quran.

Syaikh Yasir Abdulgader Bushara Musa yang ada didepan kalian dan akan menguji kalian hari ini. Beliau berasal dari Sudan datang ke Indonesia untuk belajar Ilmu Teknik, tetapi beliau juga seorang Hafidz Al-Qur’an. Oleh karenanya kedepan kalian belajar ilmu apa saja, Al-Qur’an harus tetap kalian pelajari, hafalkan dan diamalkan. Demikian tutur ust Muhdi dalam memberikan contoh kepada peserta ujian.

Dalam acara ujian terbuka tersebut dihadiri oleh perwakilah MUI Kabupaten Malang Dr. KH. M Nurul Khumaidi M. Ag. Kehadiran beliau dalam rangka memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut. Dalam sambutannya pertama-tama beliau mengucapkan atas nama MUI Kab. Malang bangga dan terharu kepada anak-anak yang berjuang untuk menghafal Al-Quran dan diuji secara terbuka di depan penguji dan para orangtua.

Mengingatkan perjuangan menjadi santri di Sampang, Madura. Bagaimana belajar materi umum serta menghafal Al-Quran kemudian di setorkan ke murobbi. Penghafal Al-Quran dijamin bersih pandangannya, hatinya, dan jiwanya. Demikian beliau bercerita pengalamannya ketika menjadi santri sekaligus memotivasi para peserta uter.

Santri Ar Rohmah harus unggul di segala hal, baik pelajaran umum maupun Al-Quran, karena sistem Pendidikannya yang integral (syamil). Jika ilmuwan muslim terdahulu menguasai materi umum dan Al-Quran seperti halnya Al Khwarizmi, Ibnu Sina, Ibnu Rusydi, Al Ghazali, dan lain sebagainya. Maka santri Ar Rohmah pun bisa dan ahli diberbagai bidang sehingga Pesantren Hidayatullah Malang akan melahirkan ilmuwan muslim yang kelak meneruskan para ilmuwan muslim di atas. Demikian harapan KH M Nurul Khumaidi sebelum membuka acara tersebut. Dalam rangkaian acara tersebut Syaikh Abdulgader As-Sudani menutup acara pembukaan uter dengan memimpin doa.