Siswa SMP Ar Rohmah Nobar “22 Menit” Dengan Kepolisian

Empat siswa SMP Ar Rohmah Boarding School mendapat undangan dari Kepolisian Republik Indonesia untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film “22 Menit”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 19 Juli 2018. Film “22 Menit” diangkat dari kisah nyata peristiwa aksi pengeboman di jalan Thamrin Jakarta pada Januari 2016 silam. Peristiwa tersebut sengaja diangkat ke layar lebar agar masyarakat mewaspadai aksi terorisme, dan upaya-upaya yang bisa memecah belah persatuan antar anak bangsa.

Hadir pada kesempatan nonton bareng tersebut, siswa-siswa perwakilan dari SMP dan SMA se Kabupaten Malang. Para pelajar tersebut memang sengaja diundang khusus oleh pihak kepolisian untuk menyaksikan film yang disutradarai oleh Eugene Panji ini. Tujuannya, agar mereka ikut berperan dalam menanggulangi paham radikalisme sebagai induk dari terorisme. Dengan harapan, para perwakilan siswa yang mendapatkan kesempatan nobar film “22 Menit” ini mampu menyampaikan pesan perdamaian dan bahaya terorisme kepada teman-teman sebayanya.

Usai mengikuti kegiatan nobar yang digelar di salah satu bioskop di kota Malang tersebut, Bayu Amiri – salah satu perwakilan siswa SMP Ar Rohmah – saat diwawancarai oleh petugas kepolisian, menyampaikan bahwa terorisme sangat membahayakan sendi-sendi persatuan dan kesatuan bangsa. “Diperlukan sinergi dari semua pihak, baik keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan dan pemerintah agar tindakan-tindakan terorisme dapat dicegah sedini mungkin”, tandas ketua OPH SMP Ar Rohmah ini. (bsh).