Persiapan OSN tingkat Propinsi: Dari Try Out Hingga Mengundang Pakar

Tidak ada waktu bersantai bagi tim olimpiade SMA Ar Rohmah. Usai menerima penghargaan dari Kadinas Kabupaten Malang sebagai juara umum OSK 2018, mereka langsung berjibaku mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat Jawa Timur. Beragam program disusun guna bertanding menjadi yang terbaik se Jawa Timur pada pekan kedua April 2018 mendatang. Mulai try out OSN internal dan eksternal, camp OSN, dan pembinaan dengan mengundang tentor dari luar sekolah.

Al Qadri, misalnya, Rabu pekan pertama Maret dikirim mengikuti try out yang diselenggarakan sebuah institusi perguruan tinggi di Surabaya. Ajang ini sebagai sarana memperbanyak latihan mengerjakan soal-soal dengan berbagai tipe dan model. Kesempatan itu pula bisa dipergunakan untuk mengukur kualitas siswa, mengingat peserta try out juga dari sekolah-sekolah lain yang biasanya juga juara di daerah masing-masing. Menurut Ustadz Yopi, koordinator olimpiade SMA Ar Rohmah, ajang ini bisa menambah kepercayaan diri siswa bahwa mereka mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik di Jawa Timur.

Guna menambah variasi pembinaan, tim pembina olimpiade mengundang tentor dari luar sekolah. Tentor yang diundang dipilih sesuai dengan kebutuhan yakni bisa meningkatkan kualitas kemampuan para siswa. Paikar, salah satu tentor, merupakan pembina OSN di sekolah-sekolah favorit. Mahasiswa S2 jurusan matematika murni ini juga, semasa SMA dan kuliah, biasa berlaga dalam ajang olimpiade tingkat propinsi, juga nasional. Bahkan, beliau juga pernah mewakili Indonesia dalam lomba Matematika di Bulgaria.

Menurut Ustadz Yopi, semua upaya dilakukan sebagai ikhtiar supaya para siswa mampu bersaing dengan para juara dari kabupaten-kabupaten lain di Jawa Timur. “Mohon doanya dari para guru dan orang tua siswa semoga anak-anak bisa berprestasi sebaik mungkin”, pinta ustadz yang ketika kuliah tercatat sebagai salah satu mahasiswa berprestasi di kampusnya. (ardi).