Refresing Jasmani Dan Rohani

Diantara kegiatan paling menarik bagi anak-anak SMP Ar Rohmah adalah outing, kegiatan di luar pesantren. Setelah berhari-hari berjibaku dengan materi pelajaran, dan hafalan Al Qur’an, tentu saja menyebabkan fisik dan pikiran mereka penat serta lelah.

Beragam cara dilakukan para murobi untuk menjaga stamina, dan mengembalikan semangat belajar anak-anak didiknya. seperti futsal, berenang dan mengunjungi toko buku.

Begitu pula yang dilakukan ustadz Nasikhul Umam, Murobi Kelas 8 Tahfidz. Beliau mengajak anak asuhnya refresing untuk melepas penat dan lelah setelah satu pekan mengejar target hafalan Al-Qur’an dan materi pelajaran di sekolah. Namun berbeda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya, kali ini setelah refresing tubuh dengan futsal bersama, Ustadz Nasikhul mengajak para santrinya untuk refresing rohani dan spiritual.

Seluruh santri kelas 8 Tahfidz diajak untuk mengikuti kajian Ba’da Maghrib di Masjid Jami Kota Malang. Kurang lebih selama satu jam para santri mendengarkan kajian Tafsir Jalalain yang disampaikan oleh Ustadz H Fariz Khoirul Anam.

Pada kajian tersebut, Ustadz Faris menjelaskan makna dari surat Ad Dhuha ayat ke 2 – 4 tentang keutamaan akhirat dibandingkan dengan kehidupan dunia. Menurut beliau, andai akhirat itu batu tembikar, dan dunia adalah emas, maka orang yang sadar akan memilih batu tembikar. Dunia itu sementara dan singkat, sedangkan akhirat kekal selamanya. Maka seyogyanya sikap kita sebagai seorang muslim lebih mengutamakan amal akhirat, karena akhirat itu kekal dan lebih berharga dari semua benda paling berharga di dunia ini.

Para santri nampak serius dan antusias menyimak penjelasan dari Ustadz Faris. Usai mengikuti sholat Isyak berjamaah para santri kembali ke pesantren untuk mempersiapkan diri belajar keesokan harinya. Tentu saja dengan semangat yang lebih baik setelah jasmani dan rohani mereka mendapat suntikan energi baru melalui refresing bersama-sama. (bsh).