Santri Kelas XII SMA Ikuti Rihlah Tadabbur Alam

Sebanyak 68 siswa kelas XII SMA mengikuti kegiatan rihlah tadabbur alam, Sabtu (4/3/2017). 3 orang asatdizah ikut mendampingi kegiatan yang dilaksanakan di Pantai Goa Cina Malang tersebut. Rombongan yang menggunakan 4 kendaraan tersebut berangkat sejak pukul 3 dini hari.

“Sengaja berangkat pagi-pagi, agar sampai di sana sebelum matahari terik,” jelas ustadz Dodik Yanuar, salah satu pendamping, memberi keterangan.

Kegiatan tahunan ini diadakan sebagai antisipasi adanya kejenuhan yang dihadapi santri kelas XII. Diketahui, sejak awal semester genap tahun pelajaran 2016-2017, para santri sudah sibuk dengan berbagai persiapan menjelang Ujian Nasional yang akan digelar sekitar bulan April mendatang.

“Ada kegiatan bimbel setiap sore, try out, ujian praktik dan uji coba UNBK,” terang ustadz Mawardi ketika menjelaskan daftar agenda kelas XII yang padat.

“Itu belum termasuk dengan kesibukan mereka juga untuk mencari tempat kuliah alternatif setamat SMA ini,” lanjut Waka Kesiswaaan ini.

Untuk itulah, tambah ustadz Dodik, diperlukan kegiatan untuk menyelingi agenda padat tersebut. Sebab, bisa jadi, menurut wali asrama kelas XII ini, ada yang merasa jenuh dan bosan dengan aktifitas padat menyambut UN.

Dipilihnya pantai selatan yang berombak besar ganas bukan tanpa alasan. Menurut ustadz Mawardi, santri perlu diajak untuk mentadabburi kekuasaan Allah dalam bentangan lautan.

“Jejeran pantai Selatan Malang dikenal berombak besar. Dengan melihat ombak tersebut, para santri diharapkan menyadari betapa tidak berdayanya manusia dihadapan Pencipta-nya,” jelas ustadz Mawardi.

Selain itu, lanjutnya, santri juga  bisa belajar dari batu karang yang muncul ditengah lautan. Ia kokoh dan tegar menghadapi ombak yang ganas dan besar. Seharusnya, menurut beliau, santri harus seperti itu. Tidak mudah goyah dengan berbagai ujian kehidupan yang mutlak datangnya.

“Apalagi hanya sekedar menghadapi UN yang hanya bagian kecil dari ujian-ujian yang sesungguhnya,” tutupnya.