Roket AlQossam Beterbangan Melintasi Gedung Asrama

Tiga roket meluncur melintasi bangunan asrama SMA Ar-Rohmah. Ada yang jatuh di atas genteng. Ada pula yang melesat ke arah selatan dan jatuh di lapangan Afgan. Ini bukanlah simulasi atau uji coba senjata sebuah negara. Melainkan bagian dari proses kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di luar ruangan kelas.

Bagi sebagian siswa, pelajaran Fisika kadang diangap sebagai pelajaran yang berat dan membosankan. Tetapi, berkat roket buatan tersebut, pelajaran Fisika bagi santri kelas XI MIA SMA Ar-Rohmah menjadi asyik dan menyenangkan. Didampingi guru mereka, mereka melakukan eksperimen membuat roket untuk belajar gerak parabola.

Apa itu gerak parabola?

Gerak parabola adalah gerak sebuah benda yang mempunyai lintasan berbentuk parabola. Contoh terapan gerak parabola bisa dilihat pada gerakan pelur meriam. Untuk menembakkan meriam tepat mengenai sasaran, seorang prajurit harus membuat sudut kecondongan tertentu dan perhitungan kecepatan awal tertentu. Lintasan peluru yang ditembakkan akan menghasilkan lintasan melengkung. Inilah yang disebut dengan gerak parabola.

Ustadz Abdurrahman, guru pengampu Fisika di SMA Ar-Rohmah melakukan kegiatan luar kelas ini setelah menjelaskan teori gerak parabola di dalam kelas. Untuk memberi contoh terapan gerak parabola pada sebuah benda, para santri membuat sebuah roket sederhana dari boto plastik bekas air mineral. Botol-botol plastik itulah yang beterbangan bak roket sungguhan, layaknya roket alQossam milik tentra pejuang Palestina.