Lomba Takbiran Meriahkan Malam Idul Adha 1436 H di Ar-Rohmah Putra

Sebagai bentuk ungkapan rasa gembira atas tibanya hari raya Idul Adha 1436 H, ISTH SMA Ar-Rohmah Pesantren Hidayatullah Malang mengadakan kegiatan lomba takbiran pada malam tanggal 10 Dzulhijjah yang bertepatan dengan 23 September 2015 M. Acara yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dihadiri oleh seluruh warga Asrama Darussalam dan Asrama Darussyahadah.

Lomba ini sendiri diikuti oleh seluruh tingkatan kelas di unit pendidikan SMA. Kelas X, misalnya, datang dengan formasi lengkap; 3 tim. Kelas XI mewakilkan 2 timnya, sedangkan kelas XII tampil maksimal dengan 1 tim.

Dipandu oleh Suryadi Pranoto (X) dan Sultan Syafiq (XI) sebagai MC, acara ini terasa lebih renyah. Baru-baru ini, Syafiq juga menjadi pembawa acara pada acara Arreval yang digelar oleh LIC. Maka tak heran, acara demi acara berjalan dengan lancar hingga penutupan.

Di kesempatan awal, Imam Farkhan tampil dengan suara khasnya. Taekwondoin asal Ternate ini didaulat untuk membaca kalam suci firman Ilahi.

Kemudian berturut-berturut memberikan sambutan Ketua Panitia; Alif Fadhillah, Pembina ISTH; Ustadz Fikri Zakia, dan Kepala Kepengasuhan SMA Ar-Rohmah Malang; Ustadz Jumari. Selain memberi sambutan, Ustadz Jumari juga membuka acara dengan takbir-tahlil-tahmid yang diikuti oleh seluruh hadirin.

Setelah acara dibuka, tibalah pada acara inti; lomba takbiran. Duet MC Adi-Syafiq menjatuhkan pilihan pertama untuk tampil adalah santri kelas XI yang asuh oleh ustadz Khasany sebagai wali asrama. Kemudian, berturut-turut setelahnya penampilan dari santri kelas X asuhan Ustadz Nururrohman, lalu santri asuhan Ustadz Zakariya yang juga kelas X. Pilihan MC selanjutnya jatuh kepada santri kelas XI asuhan ustadz Rifal, lalu kelas X asuhan Ustadz Abdul Aziz. Sebagai penampilan terakhir, kelas XII yang hanya mewakilkan 1 tim maju sebagai tim yang paling berpengalaman. Disebut berpengalaman sebab mereka sudah 3 tahun mengikuti lomba serupa.

Tampil memberikan penilaian pada acara ini adalah Ustadz Ian Ahmad, Ustadz Abu Afrin dan Ustadz Abu Ayman. Ketiga anggota dewan juri menjadi penentu kemenangan berada di pihak siapa.

Aksi-aksi yang ditunjukkan peserta lomba sangat unik. Anak asuh ustadz Rival, misalnya. Dengan corak kostum yang beraneka ragam, ternyata mereka disatukan dengan dasi yang dikenakan seluruh anggota tim. Di sini terlihat kekompakan tim mereka.

Lain lagi yang ditampilkan oleh santri asuhan ustadz Abdul Aziz. Walaupun terkesan monoton, tapi penampilan mereka beda sendiri. Ada syair-syair yang tidak familiar yang menandakan bahwa mereka ingin tampil beda dari yang biasanya.

Yang paling unik adalah penampilan terakhir dari kelas XII. Mungkin karena jam terbang yang tinggi, mereka terlihat sangat kompak dan komplit. Dengan kostum paduan baju hitam celana biru, mereka tampil menakjubkan sejak awal.

Acara yang merupakan rangkaian dari IDHFEST 2015 ini berakhir pukul sekitar 21.30. Selain lomba takbiran, ada lomba poster dan lomba drama yang juga akan digelar oleh panitia. IDHFEST sendiri merupakan akronim dari Idul Adha Festival.

Hingga berita ini diturunkan, panitia masih belum mengumumkan siapa yang keluar sebagai pemenang. Salah satu dewan juri yang diminta memberikan bocoran, Ustadz Abu Ayman, hanya menjawab, “Silahkan tanya panitia.”