Pembinaan rutin SDM LPI Ar Rohmah

Berbagai upaya dilakukan oleh SDM LPI Ar Rohmah, dalam rangka meningkatkan tsaqofah (wawasan) keislaman dan budaya kerja di kampus LPI Ar Rohmah. Pembinaan SDM dilakukan setiap hari Sabtu jam 07.30 hingga jam 08.30 WIB. Pembinaan ini menjadi penting, agar SDM yang ada dapat memahami secara jelas visi dan misi LPI Ar Rohmah. Pembinaan SDM ini dibawah tanggung jawab kepala bagian SDM LPI Ar Rohmah yang dipimpin oleh ustadz Muhammad Syuhud, M. Pd.I. Adapun sebagai pemateri rutin dalam pembinaan ini adalah beliau sendiri dan dalam beberapa kesempatan, mendatangkan beberapa ustadz senior dari pengurus pusat, wilayah atau cabang Hidayatullah lainnya. Pagi ini misalnya, diawal pembinaan,  ustadz yang berasal dari Bojonegoro ini menyampaikan target output santri dengan menampilkan format rapor santri. Beliau menyampaikan, “Poin utama rapor adalah pemaparan proses yang berlangsung menuju profil santri lulusan Ar-Rohmah yang memiliki aqidah shohihah artinya akidah mereka tidak dikotori kesyirikan-kesyirikan yang saat ini marak ditengah-tengah umat Islam. Selanjutnya sosok lulusan Ar-Rohmah adalah santri yang memiliki akhlaq al karimah ketika bergaul ditengah-tengah masyarakat, disaat umat Islam  mengalami krisis moral terutama dalam kehidupan para remaja,” ungkap beliau.

Pada kesempatan berikutnya, ustadz Syuhud menjelaskan tentang akar-akar maksiat yang harus dihindari. Akar maksiat pertama adalah kibr (sombong) sebab hal tersebut menyebabkan terusirnya iblis dari syurga. Kedua hirsun (tamak) inilah yang menyebabkan dikeluarkannya nabi Adam dari syurga. Ketiga hasad (dengki) inilah yang menyebabkan seorang anak nabi Adam berani menyakiti saudaranya (kisah Habil dan Khobil).

Setelah pembinaan usai, para asatidz kemudian diminta berkumpul ke unit masing-masing untuk selanjutnya mengikuti rapat koordinasi kerja, yang selanjutnya dilanjutkan olahraga di lapangan futsal. Begitulah langkah-langkah pembinaan SDM LPI Ar Rohmah demi menjaga stabilitas semangat kerja para asatidz, semoga istiqomah.