PESONA COBAN TENGAH

Pagi ini aku sangat bersemangat, karena aku akan pergi ke Coban tengah yang satu tempat dengan Coban Rondo, mengingat kemarin OPH & English Mover mengadakan rapat kerja dan training leadership dari pukul 13.00 – 21.00. Tapi meskipun kelihatannya melelahkan hari ini aku dan teman – teman serta para ustadz akan pergi ke coban tengah. Setelah Shalat Shubuh, Halaqah, dan sarapan kami bersiap untuk pergi, kita akan pergi dengan menaiki truk dan sebagai seorang seorang Muslim, sudah menjadi kebiasaan sebelum berangkat aku harus mengambil air wudlu dahulu dan berdoa. Ini bertujuan agar kita selamat di perjalanan dan bilamana kita mengalami kecelakaan dan tewas dalam keadaan berwudlu, kita di kategorikan sebagai “Mati Syahid” luar biasa!!!  dan akhirnya, kami pun tiba di Coban Rondo tepat pukul 09.00 WIB, sesuai rencana. Setelah di breffing, akhirnya kami pun mulai mendaki, perlahan terasa sakit yang ada di punggungku mulai terasa karena setiap kali bangun aku tak pernah regangan dahulu, tapi aku tetap tak terasa sakit karena indahnya pemandangan alam di sekitar.

Setelah menanjak kami pun menuruni perbukitan dan melewati kebun cabai, serta melewati beberapa sungai. Dan akhirnya……. dengan keringat bercucuran dan beberapa kali jatuh aku dan kelompokku pun tiba di Coban Tengah. Aku pun menyempatkan berenang disana, hawanya terasa dingin sekali, terasa seperti ombak yang dahsyat setiap kali aku mendekat di sumber airnya. Setelah puas jam menunjukkan pukul 12.00, waktunya untuk Sholat Dhuhur. Kami pun memutuskan untuk kembali ke tempat awal. Dan ketika di tengah – tengah perjalanan, tiba – tiba hujan pun turun. Awalnya aku hanya mengacuhkan hujan itu karena hanya gerimis belaka.

DSC_6968.jpgDSC_6978.jpgDSC_6984.jpgDSC_6990.jpgDSC_6986.jpgDSC_6995.jpgDSC_7000.jpgDSC_7008.jpgDSC_7029.jpgDSC_7032.jpgDSC_7058.jpgDSC_7061.jpg

Tetapi ketika aku melewati jalan yang menurun, kulihat semuanya jadi berlumpur, yang berarti ini adalah “Unlucky Route” untukku karena dapat menyebabkan kita terpeleset dan baju kita akan sangat kotor, memang sepele. Tapi ketika aku harus mencucinya, wah butuh 99X gosokan mungkin. Dan alhasil aku terpeleset 2X. Ya…. tak apa – apalah untuk pengalaman, ujarku dalam hati. Setelah menunggu kelompok lain sekian lama akhirnya kita pun bernagkat dan menuju ke semacan “Land Parking” di Cuban Rondo. Bila tadi aku harus melewati medan hutan belantara yang ekstrim, sekarang aku sampai di tanah yang datar dan aman. Kita pun mencari Mushola untuk beristirahat dan juga Sholat. Aku pun harus menggabungkan Shalat Ashar & Dhuhur (Jama’ Akhir) pada satu waktu karena waktu yang tak mencukupi. Dan akhirnya aku pun bisa bisa beristirahat dan menikmati makananku bersama teman – teman. Dan akhirnya kami pada pukul 16.00 dengan menaiki truk kita pun tiba di kampus Ar – Rohmah tercinta. (Fadel Muhammad Irfan)*

* Salah satu siswa SMP Ar-Rohmah boarding school (menjabat sebagai anggota OPH /English Mover)