Manajemen pesantren berbasis tauhid

Dau Malang. Selasa 9 Februari 2010, memasuki pukul 10.30 WIB, Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Ar-Rohmah Pesantren Hidayatullah Malang menerima kunjungan dari Keluarga Besar Pondok Pesantren Ar-Roudlotul Ilmiyah “Taman Pengetahuan” Kertosono Nganjuk. Kurang lebih 25 orang, yang terdiri dari pengurus dan pengasuh pesantren, dengan putra-putri mereka yang masih kecil melangkahkan kaki ke kantro kesekretariatan LPI Ar-Rohmah.

Selang beberapa menit kemudian, rombongan dari Ponpes Ar-Roudlotul Ilmiyah ini menuju ke Perpustakaan Ar-Rohmah. Di sana tempat berlangsungnya tukar pikiran antara Ponpes Ar-Roudlotul Ilmiyah dengan LPI Ar-Rohmah. Dengan didampingi Ust. Syuduh dan Ust. Fahmi Ahmad dari Ar-Rohmah, pemaparan dibawakan dengan suasana kekeluargaan. LPI Ar-Rohmah sangat bersyukur dikarenakan dapat kunjungan dari Pesantren yang beralamat Timur Pasar No. 20 Kertosono Kab. Nganjuk ini.

Model Boarding School inilah yang mereka ingin terapkan di Nganjuk. Pesantren Taman Pengetahuan Nganjuk yang selama ini diterapkan di sana adalah model pembelajaran pesantren salafi, sehingga kesehariannya adalah mempelajari berbagai kitab kuning. Mulai rentang waktu ba’dha shubuh sampai menjelang malam, para santri digembleng dan diberikan materi kitab yang dipalajari. Namun, juga tidak ketinggalan adalah belajar pada umumnya. Hal ini lain dengan apa yang diterapkan di LPI Ar-Rohmah, karena selain mempelajari berbagai disiplin ilmu agama seperti Tauhid, Fiqh, Shiroh  dll. tetapi para santri Ar-Rohmah mendapatkan banyak ilmu di pagi hari. Seperti halnya mereka belajar di sekolah pada umumnya. Pagi  mulai jam 7 pagi sampai menjelang ashar, mereka mendapatkan pelajaran akademik. Tetapi mereka juga mendapatkan pelajaran diniyah.

Tukar pikiran inilah yang sangat bermanfaat bagi civitas akademika Ar-Roudlotul Ilmiyah dengan Ar-Rohmah. Satu sisi LPI Ar-Rohmah mendapatkan pengalaman berharga dari pesantren yang sudah lama berdiri dengan berbagai metode yang diterapkan serta Ar-Rohmah juga menelurkan ide yang selama ini dikembangkan melalui pendidikan Integral yang Berbasis Tauhid.